11.30.2009

Merdeka atau.. Tidak Usah?

Pengandaian ini sebenarnya mungkin bisa mengundang emosi bagi mereka yang menjunjung tinggi rasa nasionalisme, tapi sekali lagi ini hanya pengandaian. Sebuah perbincangan konyol terjadi pada suatu malam dihari sabtu antara saya dan seorang teman dari Universitas Parahyangan (Unpar), saat itu kami sedang membahas perihal kemajuan negara tetangga seperti Singapura. Singapura merupakan negara kecil yang berhasil menjadi salah satu negara maju di Asia dengan segala kecanggihan teknologinya maupun daya tarik wisatanya. Singapura berhasil menjadi negara yang dikenal luas oleh dunia dan menjadi salah satu dari sekian banyak negara di Asia yang menjadi negara tujuan para pelancong mancanegara. Kalau ditilik dari sejarahnya, padahal dulu Singapura sempat dikuasai kerajaan Palembang dan kemudian dengan sangat beruntungnya kedatangan bangsa Inggris dan menjadi daerah jajahan Inggris. Kenapa saya katakan sangat beruntung? Karena seperti yang kita tahu kalau bangsa Inggris tidak membodoh-bodohi negara jajahannya, mereka selalu membagikan pengetahuan baru bagi negara jajahannya dan hampir semua bekas jajahan Inggris menjadi sebuah negara yang makmur. Jadi, yang kami simpulkan dari sepenggal perbincangan malam minggu kami adalah andaikan saja kita, pada zaman dahulu, tidak begitu keras memperjuangkan kemerdekaan negara kita dan mendukung kehadiran bangsa Inggris mungkin negara kita akan menjadi lebih makmur dan maju dari sekarang. Andaikan kita dengan senang hati mau dijajah Inggris mungkin bahasa inggris akan menjadi bahasa kedua kita dan kita tidak perlu repot-repot mengambil kursus bahasa inggris dan memelajarinya secara bertahun-tahun untuk dapat mahir berbahasa internasional. Andaikan bangsa Belanda tidak kembali ke nusantara ini dan andai golongan muda tidak mendesak Bung Karno untuk segera memproklamirkan kemerdekaan… ya, sekali lagi ini semua hanya khayalan, imajinasi, mengandai-andai, dan (sebenarnya) sebuah harapan.

Bagaimanapun juga kita perlu menghargai jasa-jasa para pahlawan kita yang telah memperjuangkan kemerdekaan negara ini sehingga kita menjadi negara yang seperti sekarang (seperti sekarang? hmm.. silahkan persepsikan sendiri). Tapi sekali lagi andaikan kita menjadi anak manis saat dijajah Inggris zaman dahulu mungkin kita bisa menjadi negara yang lebih…. silahkan persepsikan sendiri juga. ;)

No comments:

Post a Comment